Zac Brown Band – Day That I Die

Berikut ini terjemahan lirik lagu barat "Day That I Die" (Hari aku mati) yang dibawakan oleh Zac Brown Band. Untuk teks asli berwarna hitam / abu-abu tua, sedangkan terjemahannya dalam bahasa Indonesia berwarna biru tua.

Early morning in a motel room,
Dini hari di sebuah kamar motel ,
Sunshine trying to creep on through.
Sinar matahari mencoba untuk merayap di melalui .
Lost Sleep but I found a tune,
Kehilangan Sleep tapi saya menemukan sebuah lagu ,
Stuck inside my head.
Terjebak dalam kepalaku .
Cigarettes and tank of gas,
Rokok dan tangki gas ,
Headed off to nowhere fast,
Berangkat ke mana-mana cepat,
Gotta find a way to make this feeling last.
Harus menemukan cara untuk membuat perasaan ini terakhir.

Cause I believe that I,
Karena aku percaya bahwa aku ,
Was born with a song inside of me.
Lahir dengan lagu dalam diriku .
Never question why,
Tidak pernah mempertanyakan mengapa ,
I just kept on chasing that melody.
Aku hanya terus mengejar melodi itu.
And as time goes by,
Dan seiring berjalannya waktu ,
It’s funny how time can make you realize,
Lucu bagaimana waktu dapat membuat Anda menyadari ,
We’re running out of it.
Kami sudah kehabisan itu .

On the day that I die,
Pada hari yang aku mati ,
I wanna say that I,
Saya ingin mengatakan bahwa saya ,
Was a man who really lived and never compromised.
Adalah orang yang benar-benar hidup dan tidak pernah dikompromikan .
And when I’ve lived out my days,
Dan ketika aku sudah tinggal di luar hari-hari saya ,
Until the very end,
Sampai akhir ,
I hope they find me in my home, a guitar in my hands.
Saya berharap mereka menemukan saya di rumah saya , gitar di tangan saya .
I hope they find me in my home with my guitar in my hands.
Saya berharap mereka menemukan saya di rumah saya dengan gitar di tangan saya .

Whoa, oh.
Whoa, oh .
Whoa, oh.
Whoa, oh .

A part of dawn to be ashamed of,
Sebuah bagian dari fajar untuk malu ,
But good people are supposed to be up.
Tetapi orang-orang yang baik seharusnya bangun .
But I found peace with the path I took,
Tapi aku menemukan kedamaian dengan jalur yang saya ambil ,
As I lay down my head.
Sambil berbaring kepala saya .
Crossroads you gotta choose,
Crossroads kau harus memilih ,
Which way do we win or lose.
Cara yang kita menang atau kalah .
But every bone in my soul says I sing on through.
Tapi setiap tulang dalam jiwa saya mengatakan saya menyanyi di melalui.

Cause I believe that I,
Karena aku percaya bahwa aku ,
Was born with a song inside of me.
Lahir dengan lagu dalam diriku .
Never question why,
Tidak pernah mempertanyakan mengapa ,
I just keep on singing these melodies.
Aku hanya terus bernyanyi melodi tersebut .
And as time goes by,
Dan seiring berjalannya waktu ,
Its funny how time can make you realize,
Yang lucu bagaimana waktu bisa membuat Anda menyadari,
We’re running out of it.
Kami sudah kehabisan itu .

On the day that I die,
Pada hari yang aku mati ,
I wanna say that I,
Saya ingin mengatakan bahwa saya ,
Was a man who really lived and never compromised.
Adalah orang yang benar-benar hidup dan tidak pernah dikompromikan .
And when I’ve lived out my days,
Dan ketika aku sudah tinggal di luar hari-hari saya ,
Until the very end,
Sampai akhir ,
I hope they find me in my home, a guitar in my hands.
Saya berharap mereka menemukan saya di rumah saya , gitar di tangan saya .
I hope they find me in my home with my guitar in my hands.
Saya berharap mereka menemukan saya di rumah saya dengan gitar di tangan saya .

Whoa, oh.
Whoa, oh .
Whoa, oh.
Whoa, oh .
Whoa, oh.
Whoa, oh .
Whoa, oh.
Whoa, oh .

We all go, we all go,
Kita semua pergi , kita semua pergi ,
It’s all over ‘fore you know.
Ini semua atas ‘ kedepan Anda tahu .

I believe that I
Saya percaya bahwa saya
Was born with a song inside of me.
Lahir dengan lagu dalam diriku .
Never question why,
Tidak pernah mempertanyakan mengapa ,
I just keep on singing these melodies,
Aku hanya terus bernyanyi melodi ini,
And as time goes by,
Dan seiring berjalannya waktu ,
Its funny how time can make you realize,
Yang lucu bagaimana waktu bisa membuat Anda menyadari,
We’re running out of it.
Kami sudah kehabisan itu .

On the day that I die,
Pada hari yang aku mati ,
I wanna say that I,
Saya ingin mengatakan bahwa saya ,
Was a man who really loved and never compromised.
Adalah orang yang benar-benar mencintai dan tidak pernah dikompromikan .
And while I live out my days,
Dan sementara aku menjalani hari-hariku ,
Until the very end,
Sampai akhir ,
You can find me in my home, a guitar in my hands,
Anda dapat menemukan saya di rumah saya , gitar di tangan saya ,
And you can find me in my home with my guitar in my hands.
Dan Anda dapat menemukan saya di rumah saya dengan gitar di tangan saya .

Whoa, oh.
Whoa, oh .
Whoa, oh.
Whoa, oh .
Whoa, oh.
Whoa, oh .
Whoa, oh.
Whoa, oh .

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes

Video Klip

Lirik Lagu Lainnya

Posted @ July 28, 2012 by admin under Single Lyric / Zac Brown Band /

Lyric is the property and copyright of their owners. All lyrics provided for educational purposes only. Translation is done automatically by using Bing Technology.

Punya pengalaman atau cerita yang berhubungan dengan lagu Day That I Die ini? Atau ingin berdiskusi mengenai makna atau arti dari single ini? Yuk, gunakan saja form komentar yang sudah tersedia di bawah ini, ya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *